Besaran Fisika dan Satuannya


Hai sahabat! Kita di sini akan belajar materi fisika untuk kelas X. Untuk tulisan pertama ini kita akan membahas tentang "Besaran Fisika". Fisika merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena-fenomena yang terjadi di alam. Fisika menggunakan pengukuran-pengukuran yang digunakan untuk mengamati gejala-gejala alam secara akurat. Pada lomba balap, digunakan dua besaran, yaitu besaran panjang dan besaran waktu.

Apa sih besaran itu?

Besaran merupakan sesuatu yang dapat diukur, dihitung, dan memiliki nilai. Contoh besaran di antaranya adalah waktu, panjang, massa, gaya, frekuensi, panjang gelombang, kecepatan, dan sebagainya. Besaran dibagi menjadi dua jenis, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya ditetapkan terlebih dahulu dan besaran pokok ini tidak bergantung pada satuan besaran lainnya. Besaran turunan adalah besaran yang dapat diturunkan dari besaran pokok. Nah, dalam mengukur besaran-besaran tersebut, kita harus teliti, karena itu adalah suatu syarat dalam fisika.

Lalu apa sih satuan itu?

Pengukuran merupakan proses pembandingan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang sudah dianggap sebagai standar yang disebut dengan satuan. Dalam kata lain, satuan digunakan sebagai nilai standar bagi pembanding suatu alat ukur.

Jangka sorong merupakan salah satu alat ukur

Dalam fisika, satuan harus memenuhi syarat sehingga dapat digunakan sebagai satuan yang standar. Inilah beberapa syaratnya:
  1. Nilai satuan harus tetap, artinya tidak tergantung pada panas, dingin, tempat, waktu, dan sebagainya.
  2. Mudah didapatkan, artinya siapapun akan mudah menemukan satuan tersebut jika diperlukan untuk mengukur.
  3. Dapat diterima secara internasional, artinya di belahan dunia mana pun orang dapat menggunakan satuan ini.
Saat ini, satuan yang digunakan di seluruh dunia adalah Systeme International d'Units atau biasa disingkat dengan SI. Dalam bahasa Indonesia disebut Satuan Internasional atau Sistem Internasional. Berikut ini adalah tabel besaran dalam SI baik itu besaran pokok maupun besaran turunan:

Besaran Pokok
Satuan
Singkatan
Dimensi
Panjang
meter
m
[L]
Massa
kilogram
kg
[M]
Waktu
sekon
s
[T]
Kuat arus listrik
ampere
A
[I]
Suhu
kelvin
K
[θ]
Jumlah zat
mole
Mol
[N]
Intensitas cahaya
candela
Cd
[J]

Besaran Turunan
Satuan
Singkatan
Dimensi
Volume
m2
V
[L3]
Kecepatan
m/s
v
[LT-1]
Percepatan
m/s2
a
[LT-2]
Gaya
newton (= N)
F
[MLT-2]
Tekanan
Pascal (= Pa)
P
[ML-1T-4]
Massa jenis
Kg/m3
ρ
[ML-3]

Di tabel di atas terdapat dimensi. Apa yang dimaksud dengan dimensi besaran itu?

Dimensi suatu besaran adalah cara besaran tersebut tersusun atas besaran-besaran pokoknya. Pada sistem Satuan Internasional (SI), ada tujuh besaran pokok yang berdimensi, sedangkan dua besaran pokok tambahan tidak berdimensi. Cara penulisan dimensi dari suatu besaran dinyatakan dengan lambang huruf tertentu dan diberi tanda kurung persegi. Dimensi mempunyai dua kegunaan, yaitu untuk menentukan satuan dari suatu besaran turunan dengan cara analisis dimensional dan menunjukkan kesetaraan beberapa besaran yang sepintas tampak berbeda

Itulah beberapa besaran beserta satuan dan dimensinya, jika ada yang ditanyakan silakan ditanyakan melalui alamat email edukasi@anashir.com. Tulisan di atas merupakan cuplikan dari buku "Fisika untuk SMA dan MA Kelas X" yang dapat diunduh secara gratis di BSE Kemdikbud.

Terima kasih.


Gambar di atas diambil dari akun Flickr tudedude dan berlisensi CC BY-NC-SA 2.0

Sepertinya Anda menggunakan pemblokir iklan (ads blocker).

Dukunglah blog ini dengan mematikan ads blocker di browser jika Anda menggunakannya atau mematikan mode penghematan data di browser opera.

Terima kasih atas dukungannya.

×