Penjumlahan Vektor dengan Metode Analitis

Penjumlahan vektor dengan cara analitis merupakan penjumlahan menggunakan perhitungan rumus. Penggambaran vektor kadang-kadang diperlukan, namun skalanya tidak perlu tepat karena nantinya rumus yang digunakan. Penggambaran vektor pada metode analitis ini hanya diperlukan untuk membantu memahami persoalan saja.

Penjumlahan Dua Vektor yang Saling Tegak Lurus

Jika dua buah vektor, A dan B, yang saling tegak lurus seperi terlihat pada gambar di bawah ini:

Dua Vektor Saling Tegak Lurus
Maka akan menghasilkan vektor resultan, R, yang besarnya diperoleh menggunakan Dalil Pythagoras, yakni sebagai berikut:
dengan arah,
terhadap arah vektor A dengan catatan vektor B searah sumbu-y dan vektor A searah sumbu-x.

Penjumlahan Dua Vektor yang Mengapit Sudut

Dua buah vektor, A dan B, yang satu sama lain mengapit sudut seperti yang diperlihatkan pada gambar di bawah (gambar pertama). Maka dengan menggunakan metode jajargenjang dapat diperoleh resultannya seperti pada gambar kedua.
Dua Vektor yang Mengapit Sudut
Sehingga untuk mencari besar resultannya, dapat digunakan persamaan berikut ini:
Arah resultan dapat ditentukan menggunakan aturan sinus seperti berikut ini:
dengan θ adalah sudut antara vektor A dan B, α adalah sudut antara vektor A dan resultan R, β adalah sudut antara B dan resultan R, sedangkan A dan B adalah besar masing-masing vektor.

Sementara itu, untuk menghitung nilai selisih antara vektor A dan B digunakan persamaan untuk mencari besar resultan di atas dengan mengganti θ menjadi 180 – θ. Oleh karena cos (180° – θ )  = –cos θ sehingga diperoleh persamaan seperti berikut ini:
Demikian pembahasan kita mengenai penjumlahan vektor dengan metode analitis, berikutnya akan kita bahas mengenai penguraian vektor. Terima kasih.

Sepertinya Anda menggunakan pemblokir iklan (ads blocker).

Dukunglah blog ini dengan mematikan ads blocker di browser jika Anda menggunakannya atau mematikan mode penghematan data di browser opera.

Terima kasih atas dukungannya.

×